Pemberantasan

Pencegahan & Pemberdayaan Masyarakat

Terkini









Senin, 8 April 2019

BNN Provinsi Kepri Membangun Zona Integritas Melalui Sosialisasi Inspektorat Utama BNN Pada BNNP Tentang Sistem Pengendalian intern Pemerintah Dalam Mewujudkan Good Governance dan Clean Government

Kepala Bagian Umum BNNP Kepri Drs. Ali Chozin, Apt. M.Si didampingi Para Kabid dan Kasi BNNP Kepri, BNNK Batam juga Kepala Loka Rehabilitasi Batam menghadiri Rapat Sosialisasi Inspektorat Utama BNN RI Pada BNNP Tentang Sistem Pengendalian intern Pemerintah Dalam Mewujudkan Good Governance dan Clean Government.Inspektur III BNN RI Bapak Edhi Mulyono, S.E,AK.,M.M.,QIA memimpin rapat dan menyampaikan materi tentang sistem pengendalian intern pemerintah dalam mewujudkan good governance dan clean government beliau menyampaikan 5 hal : - Lingkungan pengendalian - Penilaian resiko - Kegiatan pengendalian - Informasi dan komunikasi - Pemantauan pengendaian internSistem Pengendalian Intern (SPI) adalah proses integral pada tindakan dan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus oleh pimpinan dan seluruh pegawai untuk memberi keyakinan memadai atas tercapainya tujuan organisasi melalui kegiatan yang efektif & efisien, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara, dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.Sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) adalah SPI yang diselenggarakan menyeluruh dilingkungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Kegiatan rapat sosialisasi inspektorat utama BNN RI dilanjutkan dengan berdiskusi bersama.BNN RI dan BNNP Kepri jajaran sukses dan jaya, aamiin. 🙏🏻🙏🏻🙏🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻 #stopnarkoba #PerangiNarkoba #bnnpkepri




Terkini












Jumat, 21 Agustus 2020

Literasi Anti Narkoba, Bagian 2

berikut beberapa  kegiatan yg bisa mengubah pola fikir kita kearah yg lebih sehat .

  1. Olah Raga Teratur 
Olah raga bukanlah hal yang sulit sebenarnya. Kegiatan yang satu ini juga murah meriah dan gratis . Dengan berjalan pagi setiap hari secara rutin maka kita sudah berolah raga sekaligus memberikan supply oksigen atau udara bersih bagi tubuh dan pikiran kita.
  1. Makan-makanan yang sehat 
Makanan yang sehat bukan berarti adalah makanan yang mahal. Dengan asupan gizi seimbang antara karbohidrat, protein, lemak, vitamin serta mineral, itu artinya kita sudah mengkonsumsi makanan sehat
  1. Berpikir sehat 
Pikiran yang sehat adalah pikiran yang selalu dipenuhi oleh hal-hal yang baik. Seperti misalnya rasa terma kasih atas apa yang sudah kita terima yang seringkali kita sebut dengan bersyukur.
  1. Berkomitmen Untuk Tidak Menggunakan Narkoba 
Berkomitmen artinya berjanji pada diri sendiri. Ketika kita sudah tahu akan bahaya narkoba maka seharusnya kita bisa berjanji pada diri sendiri untuk tidak menyalahgunakan narkoba.
  1. Fokus Pada Cita-Cita atau Impian 
Setiap orang harus berani bermimpi. Di sini yang di maksud dengan mimpi adalah cita-cita. Jika kita fokus pada aktivitas mewujudkan cita-cita dengan selalu berdoa dan berusaha maka tidak akan ada lagi ruang lagi bagi narkoba yang bisa menggoda diri kita.
  1. Berani Mengatakan “Tidak” Pada Narkoba
Ajakan untuk menggunakan narkoba bisa datang kapan saja dan di mana saja. Bahkan dari teman-yeman terdekat kita. Oleh karena itulah kita harus memiliki komitmen yang kuat untuk mengatakan “TIDAK” pada narkoba.
  1. Pandai Memilih Teman 
Bukan berarti kita harus memilih-milih teman . Tapi pandai memilih teman artinya kita harus menuruti kata hati, mana teman yang baik dan mana teman yang tidak baik..
  1. Orang Tua Sebagai Sahabat
Sahabat artinya adalah orang yang bisa memahami diri kita dan merasa nyaman jika bersamanya. Semakin besar yang diperlukan anak adalah teman bicara yang membuat hati mereka nyaman.
  1. Saling Memberi Motivasi Yang Baik Dalam Pertemanan
Teman yang baik adalah teman yang bisa membuat diri kita menjadi lebih baik. Begitu juga sebaliknya, kita akan menjadi teman yang baik jika kita bisa memberikan kebaikan bagi teman. Kebaikan itu bisa berupa motivasi ketika teman sedang sedih atau mengalami kegagalan. Jika ada teman kita yg sudsh terjerat narkoba , sebaiknya jangan kita biarkan dia sendiri , kita seharusnya bisa membawa nya ke jalan yg benar .
  1. Menciptakan Lingkungan Bersih dan Sehat 
Lingkungan memberi peran penting bagi beredarnya narkoba. Lingkungan yang buruk mencerminkan pribadi orang yang tinggal di sana adalah orang-orang dengan jiwa yang buruk. Betapa tidak, setiap hari mereka melihat pemandangan buruk dan tidak berusaha untuk memperbaikinya. PIkiran-pikiran buruk inilah yang mudah dipengaruhi oleh pengedar untuk mengkonsumsi narkoba. Berbeda halnya dengan lingkungan yang baik, bersih dan asri..
  1. Jangan Pernah Mencoba Narkoba Apapun alasannya 
Narkoba memiliki sifat adiktif yang menyebabkan penggunanya akan menjadi pecandu yang ingin mengkonsumsinya secara terus menerus.
  1. Kuat Iman 
Dengan iman yang kuat jika menghadapi masalah maka kita akan terbiasa dengan memakai pemikiran yang panjang, tidak mengandalkan emosi untuk mnyelesaikan masalah sehingga nantinya akan terjebak dalam lingkaran setan yang akan membawa kita pada narkoba.
  1. Berani Menghadapi Segala Masalah 
Jangan pernah menghindar dari setiap masalah. Sekecil apapun itu biasakanlah untuk menghadapinya bukan menghindarinya. Dalam hidup selalu ada masalah.
  1. Menghindari Pergaulan Yang Berbahaya
Kita bisa melihat dengan jelas apakah pergaulan yang kita lakukan berbahaya atau tidak. Jika pergaulan yang kita lakukan kegiatannya positif maka bisa dipastikan itu tidak berbahaya.
  1. Memilih Kegiatan Yang Positif 
Ada banyak kegiatan positif yang bisa kita lakukan untuk mengisi waktu luang. Kegiatan positif ini bisa dengan menyalurkan hobi bersama keluarga maupun teman-teman satu hobi yang tergabung dalam komunitas tertentu.
  1. Memanfaatkan Waktu Dengan Sebaik-baiknya 
Dalam sehari ada 24 jam. Idealnya waktu tersebut dimanfaatkan 1/3 bagian atau 8 jam untuk bekerja atau melakukan aktifitas lainnya, 1/3 bagian untuk beribadah dan 1/3 bagian lainnya untuk istirahat.
  1. Menciptakan Suasana yang Menyenangkan Dalam Keluarga 
Rumahku adalah istanaku. Jika suasana di rumah sangat menyenangkan, maka kita juga akan merasa betah di rumah. Sehingga meminimalisir induvialisme .
  1. Selalu ingat Pada Bahaya Narkoba 
jika kita tahu akan bahaya narkoba, maka kita pasti tidak mau untuk menggunakan narkoba. Seseorang yang berakal sehat pasti tidak akan menyakiti dirinya sendiri dengan mengkonsumsi narkoba. Yang perlu diingat adalah narkoba bisa merusak kerja otak serta susunan syaraf pusat. Selain itu narkoba juga bisa merusak jaringan penting pada tubuh manusia seperti lever juga ginjal.Narkoba adalah taruhan dengan pikiranmu, Narkoba membunuh mu, Hindari narkoba sama seperti kamu menghindari hal haram, Ayo kita sehat dan terampil tanpa narkoba.Oleh : Virsilarti Wigis


Jumat, 21 Agustus 2020

Literasi Anti Narkoba, Bagian 1

Apa itu narkoba ?Pasti nya kita semua sudah sangat awam mendengar atau membaca  kata ‘’narkoba’’ tersebut .Narkoba adalah zat atau obat baik yg bersifat alamiah , sintetis , maupun semi sintetis yg menimbulkan efek penurunan kesadaran , halusinasi , serta daya ransang yg tinggi . obat – obatan tersebut dapat menimbulkan kecanduan jika pemakaianya berlebihan .Pengajaran tentang  pencegahan  narkoba pun sudah di ajarkan semenjak kita duduk di bangku sekolah dasar dan sudah sangat banyak cara pencegahan yg sudah disebar luaskan di media apapun.Namun masih banyak korban yg berjatuhan akibat narkoba ini . sangat banyak factor yg mempengaruhi orang memakai obat terlarang ini . tapi di sini saya tidak akan membahas semua factor tersebut , saya hanya ingin berpesan untuk seluruh orang yg bisa membaca pesan saya ini untuk tidak menggunakan narkoba .kenapa tidak boleh ?Biasanya orang yg menggunakan narkoba bisa saja ingin mencoba nya atau memang ia lagi ada masalah namun tidak tahu cara keluarnya dan memilih untuk bersahabat dengan narkoba . Di era sekarang memang orang membutuhkan hal yg praktis dan efektif untuk menyelesaikan masalah yg ia hadapi dan solusi yg ia ambil memang awal nya bisa menutupi masalah yg ia rasakan namun tidak cukup lama akan merenggut nyawanya dan bisa juga merugikan banyak sekali pihak tanpa ia pikirkan sama sekali . Saya tau makin hari makin banyak persoalan hidup yg harus di tanggung , namun cara keluar dari masalah itu tidak semena mena langsung menggunakan narkoba masih banyak cara lain untuk menyelesaikan permasalahan yg dihadapi. Saya juga sering mengalami masa sulit hidup dimana kita harus bisa membedakan reality dengan ekspetasi , namun saya selalu membuang fikiran saya sejauh jauh nya untuk menggunakan narkoba agar meredakan rasa sakit yg saya rasakan. Saya berusaha untuk melakukan kegiatan untuk melupakan rasa sedih , marah , kecewa , bahkan stres dengan cara saya berdoa meminta pengampunan kepada tuhan  atas ketidak bersyukuran saya dalam menjalani hidup , mengapa bisa di katakan tidak bersyukur ? karena setiap saya bangun saya masih bisa melihat orang yg saya sayangi melihat mereka bahagia tertawa dengan puasnya, saya juga masih di beri nafas kehidupan , saya masih diberi badan yg sehat walafiat tanpa kurang satu apapun , saya masih di beri keluarga , teman , sahabat , bahkan orang yg menyayangi kita tanpa kita sadari . ketika kamu sudah bisa bersyukur dengan keadaan yg kamu jalani , kita bisa lanjutkan ke kegiatan yg bisa mengubah pola fikir kita kearah yg lebih sehat.Oleh : VIrsilarti Wigis


Jumat, 21 Agustus 2020

Pertolongan Pertama saat Pengaruh Narkoba

Kita semua tahu NARKOBA itu sangat berbahaya jika disalahgunakan terus menerus. Tapi, mungkin kita tidak tahu apa yang ada dipikiran para oknum yang menjual narkoba secara ilegal dan pemakainya merasa damai jika memakai obat haram tersebut tanpa tahu resiko yang akan merenggut nyawanya.Narkoba itu dibagi atas berbagai macam lho, di antaranya :

  1. Ganja
  2. Sabu
  3. Ekstasi
  4. Heroin
Naahh, ke empat jenis narkoba ini bahaya banget untuk digunakan.Kepada semuanya... Dampak negatif menggunakan NARKOBA tidak hanya berakibat fatal bagi diri sendiri saja melainkan juga berdampak bagi orang lain dan lingkungan.Oh iya, menurut penjelasan dari BNN yang dihimpun dari website BNN, pertolongan pertama yang dapat kita lakukan ketika menghadapi atau menyaksikan orang yang sedang dalam keadaan di bawah pengaruh dari penggunaan narkoba yaitu :
  1. Menggunakan air panas yang dimasukan ke dalam botol untuk meredakan sakit perut yang disebabkan akibat dari penggunaan narkoba sehingga pengguna narkoba dapat merasa lebih baik.
  2. Dilarang memberikan obat-obatan penghilang rasa sakit bagi orang di bawah pengaruh dari narkoba. Hal ini untuk menghindari kejadian fatal yang dapat menyebabkan kematian  karena pengguna sebelumnya telah menggunakan narkoba jenis obat yang dikonsumsi.
  3. Sediakan kamar atau ruang kepada pengguna yang nyaman dan tenang. Orang yang baru saja melewati fase 'sakau' merasa nyaman dan mampu berpikir jernih. Hal ini sangat membantu dalam pemulihan.
  4. Jika pengguna tidak dapat tidur, maka hendaklah menyediakan majalah, buku, radio, televisi atau sejenisnya yang dapat menjadi hiburan yang aman dan positif bagi pengguna. Agar dengan media tersebut dapat membantu pengguna tidur tanpa mengkonsumsi obat tidur.
  5. Panggil tenaga profesional, seperti petugas kesehatan. Karena pengguna sangat membutuhkan hal tersebut dan agar penanganan menjadi tepat kepada pengguna yang sedang 'sakau'.
Ayo teman-teman kita bersama SAY NO TO NARKOBA dan SAY YES TO HEALTHY LIFE!!Oleh : Awaliyah Nurul


Kamis, 20 Agustus 2020

Bahaya mengkonsumsi Narkoba

Dulu paling seneng kalau udah masuk pelajaran Bimbingan Penyuluhan Narkoba di tahun 2015, dosennya seru dan yang pasti dapat banyak banget informasi yg bikin sangat-sangat terkedjoed seputar penyalahgunaan (lahgun) narkoba. Nama dosennya pak Isep, beliau sangat berpengalaman dalam penanganan narkoba dan bekerja sama dengan BNNP Jawa Barat. Oh iya di akhir perkuliahan kita disuruh bikin laporan tentang narkoba. Saat itu kelompok aku kebagian ngunjungin orang-orang yg udah di rehabilitasi dan dikasih tempat tinggal serta kecakapan hidup yaitu menjual tanaman hias untuk hidup 'normal' kembali. Ada bapak-bapak yang dibuang keluarganya dan tak diizinkan untuk jumpa sama anaknya, itu nyesek banget dan separah itu sanksi sosial yg harus di terima. Selain itu ada beberapa fakta yg mencengangkan tentang penyalahgunaan narkoba yg masih aku inget sampe sekarang,

  1. Orang yang pake narkoba ga akan pernah sembuh, ia cuma bisa pulih yg artinya rentan banget bakal 'kembali'.
  2. Data pemakai/pengedar masuk ke fenomena 'gunung es' yg cuma nampak di puncaknya aja tapi kenyataannya masih banyak banget yang tidak terdata.
  3. Orang yang meninggal karena narkoba sekitar 30-40 orang SETIAP HARINYA.
  4. Dosis narkoba akan terus bertambah kalau tak terpenuhi bisa sakaw dan jika terus saja dosis ditambah akan terjadi OVERDOSIS yang mengakibatkan KEMATIAN.
  5. Menimbulkan kerusakan bio (fisik)-psikis-sosial-spiritual.
 Sebegitu parahnya dampak yang ditimbulkan narkoba menjadikannya ancaman bagi Bangsa karena merenggut nyawa generasi penerus, masih mau main-main atau sekedar nyoba? Mending lakuin kegiatan positif lainnya ya!.Oleh : Awaliyah Nurul


Kamis, 20 Agustus 2020

Narkoba dan Masalah Keluarga

Aldi berasal dari keluarga yang Broken Home, Ayah dan Ibu Aldi bercerai saat Aldi masih duduk di bangku kelas 4 SD. Inilah yang melatar belakangi Aldi terjerumus kedalam dunia narkoba.Terjerumusnya Aldi kedalam dunia narkoba ternyata tidak hanya karena keluarga yang broken home, namun juga dikarenakan oleh lingkungan dan pergaulan. Diusia Aldi yang masih dini, Aldi kerap bergaul dengan teman-temannya yang sudah dewasa.Berawal dari mencoba akhirnya menjadi pecandu, begitulah narkoba. Saat menjadi pecandu, seseorang kerap melakukan tindakan kriminal. Kadang sering melakukan pencurian yang hasilnya digunakan untuk membeli narkoba.Pada tahun 2002, kondisi fisik Aldi berada pada titik terbawah, dia terbaring lemah tak berdaya. Pada tahun 2002 itu pula menjadi titik balik Aldi kembali kejalan yang benar.Dengan bantuan dari kakaknya, Aldi menjalani pengobatan dan rehabilisasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO). Aldi menjani pengobatan dan rehabilisasi hingga bebas dari jeratan narkoba selama 18 bulan. Pasca pengobatan, Aldi tidak tinggal diam, dia merasa harus menyelamatkan oranag-orang yang senasib dengannya. Akhirnya Aldi memilih untuk  belajar di RSKO untuk mengikuti pelatihan menjadi konselor.Selama mengikuti rehabilitasi, Aldi dinilai disiplin dan konsisten untuk melepaskan diri dari narkoba. Perubahan yang luar biasa itu akhirnya membuat dia terpilih untuk diikutkan dalam sejumlah pelatihan rehabilitasi oleh RSKO. “saya sempat diikutkan pelatihan yang harganya saat itu Rp. 15 juta per program. Modelnya saya ikatan dinas di RSKO” Tuturnya.Singkat cerita, Aldi ditawari kerja di BNN sebagai Konselor. Saat itu tempat rehabilitasi milik BNN belum di Londo Bogor, melainkan masih di Cawang Jakarta Timur. “ternyata saya diizinkan RSKO, bahkan saya tidak diharuskan membayar training-training yang pernah saya ikuti” ujarnya.Dari sejumlah kemudahan yang diberikan oleh RSKO, Aldi merasa harus total bekerja sebagai konselor pecandu narkoba. Sebab ia manganggap apa yang ia dapat selama ini gratisan, maka Aldi berpikir ia juga harus bersungguh-sungguh mengamalkan ilmu yang didapatnya secara gratisan pula. Aldi bersetatus sebagai konseler di BNN sejak Januari 2006. Saat kehidupannya sudah kembali kejalan yang benar, Aldi menikah dengan Farah Yunita pada September 2006.Pada saat itu pula Aldi kembali ke ibunya, pada saat itu ibunya sangat terkejut dengan perubahan drastis anaknya. Ibunya kala itu tak henti-hentinya meneteska air mata haru. Bagaimana tidak? Dulu Aldi adalah seorang pecandu, susah diatur dan suka membuat onar, kini dia berubah menjadi anak yang berprestasi dan membanggakan.Sebagai konsistennya di jalur konseler pengguna narkoba, Aldipun menempuh pendidikan psikologi di sebuah kampus swasta di Jakarta. Setiap akhir pekan Aldi meninggalkan Bogor untuk kuliyah.Kini Aldi tidak sekedar lepas dari narkoba, dia juga sudah bisa membangun bisnis bersama istrinya. Aldi dan Farah memiliki bisnis kue di Bogor. Aldi juga merangkul kembali ayahnya dengan mengajak berbisnis  restoran Padang di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Kebetulan ayah Aldi berasal dari Padang.Aldi berpesan kepada siapapun yang memiliki keluarga ketergantungan terhadap narkoba harus bijak melihat permasalahan penyalah gunaan narkoba yang dialami oleh anggota keluarganya.Dan saya Azrie Darmawan berpendapat bahwa jauhilah narkoba karena narkoba tidak hanya menghancurkan diri kita sendiri melainkan orang disekitar kita pun terkena imbasnyaNamun bagi yang udah terlanjur jangan lah takut untuk berubah menjadi yang lebih baikKarena kita hidup harus ada perubahan pada diri kita,teruslah berjuang buatlah orang tua kita bangga terhadap diri kitaKarena kunci kesuksesan ada pada tekat dan doa orang tua kita.Demikian kisah ini saya ambil dari internet.Terimasih.Wassalamualaikum wr.wbOleh : Ayuwulan Anggraini



Jumat, 21 Agustus 2020

Literasi Anti Narkoba, Bagian 2

berikut beberapa  kegiatan yg bisa mengubah pola fikir kita kearah yg lebih sehat .

  1. Olah Raga Teratur 
Olah raga bukanlah hal yang sulit sebenarnya. Kegiatan yang satu ini juga murah meriah dan gratis . Dengan berjalan pagi setiap hari secara rutin maka kita sudah berolah raga sekaligus memberikan supply oksigen atau udara bersih bagi tubuh dan pikiran kita.
  1. Makan-makanan yang sehat 
Makanan yang sehat bukan berarti adalah makanan yang mahal. Dengan asupan gizi seimbang antara karbohidrat, protein, lemak, vitamin serta mineral, itu artinya kita sudah mengkonsumsi makanan sehat
  1. Berpikir sehat 
Pikiran yang sehat adalah pikiran yang selalu dipenuhi oleh hal-hal yang baik. Seperti misalnya rasa terma kasih atas apa yang sudah kita terima yang seringkali kita sebut dengan bersyukur.
  1. Berkomitmen Untuk Tidak Menggunakan Narkoba 
Berkomitmen artinya berjanji pada diri sendiri. Ketika kita sudah tahu akan bahaya narkoba maka seharusnya kita bisa berjanji pada diri sendiri untuk tidak menyalahgunakan narkoba.
  1. Fokus Pada Cita-Cita atau Impian 
Setiap orang harus berani bermimpi. Di sini yang di maksud dengan mimpi adalah cita-cita. Jika kita fokus pada aktivitas mewujudkan cita-cita dengan selalu berdoa dan berusaha maka tidak akan ada lagi ruang lagi bagi narkoba yang bisa menggoda diri kita.
  1. Berani Mengatakan “Tidak” Pada Narkoba
Ajakan untuk menggunakan narkoba bisa datang kapan saja dan di mana saja. Bahkan dari teman-yeman terdekat kita. Oleh karena itulah kita harus memiliki komitmen yang kuat untuk mengatakan “TIDAK” pada narkoba.
  1. Pandai Memilih Teman 
Bukan berarti kita harus memilih-milih teman . Tapi pandai memilih teman artinya kita harus menuruti kata hati, mana teman yang baik dan mana teman yang tidak baik..
  1. Orang Tua Sebagai Sahabat
Sahabat artinya adalah orang yang bisa memahami diri kita dan merasa nyaman jika bersamanya. Semakin besar yang diperlukan anak adalah teman bicara yang membuat hati mereka nyaman.
  1. Saling Memberi Motivasi Yang Baik Dalam Pertemanan
Teman yang baik adalah teman yang bisa membuat diri kita menjadi lebih baik. Begitu juga sebaliknya, kita akan menjadi teman yang baik jika kita bisa memberikan kebaikan bagi teman. Kebaikan itu bisa berupa motivasi ketika teman sedang sedih atau mengalami kegagalan. Jika ada teman kita yg sudsh terjerat narkoba , sebaiknya jangan kita biarkan dia sendiri , kita seharusnya bisa membawa nya ke jalan yg benar .
  1. Menciptakan Lingkungan Bersih dan Sehat 
Lingkungan memberi peran penting bagi beredarnya narkoba. Lingkungan yang buruk mencerminkan pribadi orang yang tinggal di sana adalah orang-orang dengan jiwa yang buruk. Betapa tidak, setiap hari mereka melihat pemandangan buruk dan tidak berusaha untuk memperbaikinya. PIkiran-pikiran buruk inilah yang mudah dipengaruhi oleh pengedar untuk mengkonsumsi narkoba. Berbeda halnya dengan lingkungan yang baik, bersih dan asri..
  1. Jangan Pernah Mencoba Narkoba Apapun alasannya 
Narkoba memiliki sifat adiktif yang menyebabkan penggunanya akan menjadi pecandu yang ingin mengkonsumsinya secara terus menerus.
  1. Kuat Iman 
Dengan iman yang kuat jika menghadapi masalah maka kita akan terbiasa dengan memakai pemikiran yang panjang, tidak mengandalkan emosi untuk mnyelesaikan masalah sehingga nantinya akan terjebak dalam lingkaran setan yang akan membawa kita pada narkoba.
  1. Berani Menghadapi Segala Masalah 
Jangan pernah menghindar dari setiap masalah. Sekecil apapun itu biasakanlah untuk menghadapinya bukan menghindarinya. Dalam hidup selalu ada masalah.
  1. Menghindari Pergaulan Yang Berbahaya
Kita bisa melihat dengan jelas apakah pergaulan yang kita lakukan berbahaya atau tidak. Jika pergaulan yang kita lakukan kegiatannya positif maka bisa dipastikan itu tidak berbahaya.
  1. Memilih Kegiatan Yang Positif 
Ada banyak kegiatan positif yang bisa kita lakukan untuk mengisi waktu luang. Kegiatan positif ini bisa dengan menyalurkan hobi bersama keluarga maupun teman-teman satu hobi yang tergabung dalam komunitas tertentu.
  1. Memanfaatkan Waktu Dengan Sebaik-baiknya 
Dalam sehari ada 24 jam. Idealnya waktu tersebut dimanfaatkan 1/3 bagian atau 8 jam untuk bekerja atau melakukan aktifitas lainnya, 1/3 bagian untuk beribadah dan 1/3 bagian lainnya untuk istirahat.
  1. Menciptakan Suasana yang Menyenangkan Dalam Keluarga 
Rumahku adalah istanaku. Jika suasana di rumah sangat menyenangkan, maka kita juga akan merasa betah di rumah. Sehingga meminimalisir induvialisme .
  1. Selalu ingat Pada Bahaya Narkoba 
jika kita tahu akan bahaya narkoba, maka kita pasti tidak mau untuk menggunakan narkoba. Seseorang yang berakal sehat pasti tidak akan menyakiti dirinya sendiri dengan mengkonsumsi narkoba. Yang perlu diingat adalah narkoba bisa merusak kerja otak serta susunan syaraf pusat. Selain itu narkoba juga bisa merusak jaringan penting pada tubuh manusia seperti lever juga ginjal.Narkoba adalah taruhan dengan pikiranmu, Narkoba membunuh mu, Hindari narkoba sama seperti kamu menghindari hal haram, Ayo kita sehat dan terampil tanpa narkoba.Oleh : Virsilarti Wigis


Kamis, 13 Agustus 2020

Narkoba? Bukan Solusi Bagian 2

Untuk wilayah Kepulauan Riau saja, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Riau menyatakan bahwa hingga tahun 2020 pengguna narkoba sudah mencapai 26,000 orang. Kepala BNNP Kepri, Brigjen Pol Richard Nainggolan menyatakan bahwa 52% pengguna adalah kaum pekerja[1]. Tentu hal ini menjadi sesuatu yang memilukan dimana angkatan produktif malah terjerat ke dalam lingkaran setan narkoba.Ada beberapa hal yang dapat menjaga para remaja terhindar dari jerat narkoba, antara lain:

  1. Memperkuat pertahanan diri remaja
Pertahanan diri untuk dapat menolak narkoba dimulai dari lingkup kecil yaitu keluarga. Orang tua yang taat beribadah tidak menjamin anaknya memiliki pengetahuan komprehensif yang sama. Kurangnya penanaman agama yang kuat menyebabkan pemahaman perilaku yang lemah dalam menjalankan agama sehingga berdampak mudah terpengaruh pada penyalahgunaan narkoba. Hal ini dibenarkan oleh Sri Handayani (2011) yang menyatakan bahwa keikutsertaan orang tua dalam mendidik anak merupakan awal keberhasilan orang tua dalam keluarga, agar sang anak menjalani didikan sesuai dengan perintah agama.
  1. Pengetahuan yang menyeluruh tentang narkoba (bahaya dan akibatnya)
Memiliki pengetahuan yang utuh terhadap penyalahgunaan narkoba membuat seseorang berpikir ulang saat memiliki keinginan untuk mencoba narkoba. Penyuluhan mengenai dampak buruk narkoba memiliki andil dalam hal ini. Tidak hanya harus menunggu dari suatu lembaga seperti BNN dalam melakukannya, lingkup kecil seperti keluarga juga bisa memberikan pengetahuan dasar mengenai dampak buruk narkoba.
  1. Memilih teman bermain
Penelitian Hermawati pada tahun 2001 menemukan bahwa para responden memperoleh narkoba dari teman sebayanya dan dilakukan sembunyi-sembunyi di tempat hiburan seperti mall, bar, diskotik dll.Dalam hal ini, alasan untuk mencoba narkoba adalah agar diterima di lingkungan teman-temannya. Dari 106 responden, 64% menyatakan setuju dengan pernyataan tersebut.Menurut Murtiwidayanti (2018) remaja yang memiliki kepribadian kuat dan harga diri tinggi mampu berkata tidak untuk menggunakan narkoba dan sebaliknya mereka yang memiliki kepribadian lemah akan melakukan apa saja asal dapat diterima teman kelompok meskipun harus menggunakan narkoba. Hal itu menjadi kelompok rentan bagi pengguna narkoba. Pengaruh teman sebaya sangat besar terhadap penggunaan narkoba. Hal yang perlu ditekankan dalam penanggulangan penyalahgunaan narkoba adalah ketahanan diri remaja terhadap pengaruh negatif.Menyadari hal ini penyalahgunaan narkoba dapat dicegah jika setiap elemen dalam masyarakat saling bahu membahu untuk memutus mata rantai peredarannya. Kita tidak lagi bisa menutup mata dan menulikan telinga dalam menyikapi hal ini. Bersikap tidak peduli menjadikan narkoba semakin dekat dengan generasi penerus negeri ini.Mari kita semua bergandeng tangan untuk membentengi generasi penerus dari jerat lingkar narkobaOleh : Anindita Ayu Pradipta



Kamis, 13 Agustus 2020

Generasi Muda Pemberantas Narkoba

Teknologi yang kini sedang berkembang sering kali digunakan para pengedar narkoba untuk berkomunikasi dengan pembelinya. Menghitung banyaknya pengguna teknologi adalah para generasi muda, maka penting bagi kita sebagai generasi muda untuk ikut menjadi pemberantas narkoba. Bagaimana caranya? Baca artikel ini untuk tau bagaimana cara menjadi generasi muda pemberantas narkoba.Mengapa narkoba harus diberantas? Menggunakan narkoba akan merusak sel-sel saraf di dalam tubuh, dan membuat kesehatan si pengguna terganggu. Menggunakan narkoba juga membuat kecanduan yang akan membuat sang pengguna cenderung  melakukan apa saja untuk mendapatkan narkotika tersebut. Jadi, narkoba adalah salah satu penyebab terjadinya kriminalitas yang harus diberantas.Perlu kita sadari bahwa, memberantas narkoba bukan hanya tugas Badan Narkotika Nasional atau lembaga berwenang lainnya, tetapi juga tugas seluruh masyarakat dan tentunya generasi muda. Berikut cara menjadi generasi muda pemberantas narkoba:Pertama, perbanyak wawasan kita tentang bahaya narkoba. Salah satu caranya adalah dengan banyak membaca artikel tentang bahaya narkoba. Kemudian, bagikan artikel yang kamu baca dengan keluarga dan teman-temanmu yang kamu sayangi agar mereka tidak terjerumus narkoba.Kedua, miliki kegiatan positif. Memiliki kegiatan positif akan membantu kamu membangun lingkungan yang positif. Rangkul teman-temanmu untuk mengikuti kegiatan itu. Karena, lingkungan positif akan menjaga kamu dari hal-hal negatif seperti narkoba.Ketiga, pikirkan masa depan dan impianmu. Pikirkan betapa indahnya masa depanmu bila kamu menjauhi narkoba, apalagi jika impianmu terwujud. Memikirkan masa depan dan impianmu membantu kamu untuk berpikir panjang sebelum melakukan sesuatu.Dengan cara-cara ini, kamu dapat menjadi generasi muda pemberantas narkoba. Kenapa? Karena kamu sudah membantu orang-orang di lingkunganmu agar tidak terjerumus narkoba.Generasi muda memiliki peran yang besar bagi perubahan. Untuk itu, diperlukan generasi bangsa yang sehat, yang jauh dari narkoba. Ayo jauhi narkoba dan mulai sayangi diri kita, keluarga dan bangsa. Semangat membangun perubahan yang lebih baik. SAY NO TO DRUGS!Oleh : Zalwa Ummi


Suara Masyarakat


DATA STATISTIK BNNP KEPULAUAN RIAU

0

Total Kasus Narkoba

0

Total Tersangka Kasus Narkoba

0

Total Pasien Penyalahgunaan

0

Jumlah Penggiat Anti Narkoba

0

Jumlah Sebaran Informasi

Tautan Terkait