Artikel

Jauhi Narkoba, Semua Akan Baik-Baik Saja

Dibaca: 0 Oleh 11 Agu 2020November 13th, 2020Tidak ada komentar
berita dan artikel 1
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan psikotropika. Seiring dengan meningkatnya pengetahuan manusia beserta luasnya penyalahgunaan zat kimia, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kemudian memperkenalkan istilah NAPZA, yang merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Secara garis besar, narkoba dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan kebergantungan. (Bahaya NAPZA, dr. Siska Sulistami).

Perkara penyalahgunaan narkoba yang sering terdengar di televisi maupun surat kabar merupakan salah satu masalah terbesar yang sedang dihadapi Indonesia. Namun, tak dapat dipungkiri, konstruksi pemikiran masyarakat yang sudah menjamur yang memperparah keadaan di kehidupan yang berlangsung saat ini. Sebagian masyarakat Indonesia masih memuja narkoba, dalam artian adanya anggapan bahwa narkoba dapat membuat penggunanya memiliki prestise, keberanian, dan kepopuleran, terutama di kalangan remaja. Lingkungan pertemanan yang liar sangat berpengaruh besar dalam diri tiap individu, baik dalam pemikiran, tingkah laku, maupun kebiasaan.

Pergaulan yang negatif dapat melahirkan kebiasaan yang negatif pula, karena seseorang yang berada di suatu lingkungan akan berusaha untuk menyesuaikan diri dengan identitas kelompoknya, contohnya seperti teman yang suka mengonsumsi narkoba, kemudian memperkenalkannya kepada seseorang dengan sugesti yang meyakinkan akan kesenangan dan kepuasan yang akan dirasakan dalam menenangkan kecemasan dan keraguan yang sedang dirasakan. Inilah yang berujung pada semakin maraknya penyalahgunaan narkoba. Oleh karena itu, baiknya kita berada di lingkungan pertemanan yang positif, agar selalu ada yang mengingatkan dan bersama menghindari, serta meminimalisasi permasalahan narkotika yang sudah merajalela.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, narkoba dapat menimbulkan ketergantungan bagi penggunanya, baik dalam dosis yang wajar, maupun yang berlebihan. Depedensi yang terjadi dapat memunculkan berbagai masalah-masalah sosial yang tak jarang, terutama kriminalitas. Perilaku agresif seorang individu baik fisik maupun psikis menunjukkan adanya gejala kejiwaaan yang berbanding terbalik dengan kondisi normal seseorang yang seharusnya. Banyak pengguna narkoba yang  tidak sadar akan perubahan dirinya dalam hal ini, dikarenakan mental yang sudah terganggu ataupun karena minimnya pengetahuan dan kesadaran akan bahaya narkoba sendiri. Oleh karena itu, pengetahuan akan bahaya narkoba patutnya dikembangkan oleh warga dari berbagai kalangan melalui literasi karena penerapan yang maksimal ialah ketika telah disertai dengan pemahaman yang komprehensif.  Efek penggunaan narkoba yang lain secara jasmaniah bereaksi pada kerusakan sistem saraf, jantung, pembuluh darah, kulit, paru-paru, maupun fungsi reproduksi. Tak terlelak dapat meningkatkan potensi tertular berbagai penyakit bahaya, sepeti HIV dan AIDS. Kandungan narkotika yang tinggi ditambah dengan dosis yang berlebihan dapat menyebabkan berhentinya pernapasan, berhentinya jantung, serta dapat menyebabkan kematian.

Terlebih akibat dari narkotika ialah kecanduan baik fisik maupun psikis, pengucilan diri yang menyebabkan insomnia, kecemasan, maupun kepekaan terhadap sinar dan suara keras, serta penumpulan respons mental. Jika hal ini terjadi pada remaja, maka akan berimbas pada kematangan psikis dan tumbuh kembang dirinya dan juga berdampak besar bagi kelangsungan hidup negara karena remaja adalah penerus bangsa.

Bagi teman-teman semua, banyak sekali dampak-dampak negatif yang ditimbulkan dari narkoba seperti yang disebutkan di atas, bukan hanya untuk menakut-nakuti, namun memang telah terjadi sebagai bukti nyata hancurnua sebuah kehidupan. Oleh karena itu, jauhilah narkoba dan semua akan baik-baik saja.

Oleh : Luluk Wijayanti

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel