RAPAT KERJA PEMETAAN KAWASAN RAWAN DI KECAMATAN LUBUK BAJA
Foto bersama Kepala BNNP Kepri dan Camat Lubuk Baja di Gedung serba guna Kantor Camat Lubuk Baja.

RAPAT KERJA PEMETAAN KAWASAN RAWAN DI KECAMATAN LUBUK BAJA

May 31, 2016 // By: // Artikel, Artikel Pemberdayaan Masyarakat, Foto Pemberdayaan Masyarakat, Galeri Foto, Headlines, Pemberdayaan Masyarakat // No Comment // 250 Views

RAPAT KERJA PEMETAAN KAWASAN RAWAN DI KECAMATAN LUBUK BAJA

Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) mengundang para lurah dan tokoh masyarakat di wilayah kecamatan Lubuk Baja dalam rangka rapat kerja pemetaan kawasan rawan di wilayah tersebut.

Acara yang digelar di Gedung Serba Guna Kantor Kecamatan Lubuk Baja tersebut dihadiri 45 orang perwakilan dari 4 kelurahan, antara lain para Lurah, Babinsa, dinas social, KUA Lubuk Baja serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Camat Lubuk Baja, Herman Rozie,S.STP.M,Si menyambut baik hal tersebut dan mengajak para undangan untuk dapat berinteraksi secara langsung menyampaikan uneg uneg dan saran kepada BNNP Kepri dalam rangka meningkatkan pembinaan terhadap warga Masyarakatdi Kecamatan Lubuk Baja

Herman menyebutkan pembinaan tersebut harus sesuai dengan karakter wilayah kecamatan Lubuk Baja, yaitu kawasan pemukiman dan areal bisnis yang rentan terhadap ancaman narkoba.

Sementara itu Kepala BNNP Kepri, Kombespol Benny Setiawan dalam materinya memaparkan perlunya pemberdayaan alternatif. “Ubah mindset pelaku kejahatan narkotika dalam mencari mata pencaharian kepada pekerjaan yang legal. Pemberdayaan alternatif ini harus disesuaikan dengan karateristik wilayah Kepri yaitu wilayah industri dan pariwisata. “ Misalnya berikan pelatihan yang berhubungan dengan industry shipyard

Pelatihan yang diberikan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup, mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan rasa percaya diri mantan pecandu sehingga dapat menjauhkan diri dari narkoba. .” ini semua bisa terlaksana dengan ada kerja sama dari pihak pemerintah daerah, BNN tidak bisa berkerja sendiri tanpa adanya dukungan dari elemen Perintah dan Swasta baik segi pengetahuan tentang narkoba. tutur Benny.

Dalam rapat tersebut, BNNP Kepri melalui Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyrakat (P2M) mendiskusikan kawasan yang dianggap zona merah oleh para Lurah dan tokoh masyrakat setempat “ Mereka dianggap lebih memahami kawasan ini, karena itulah kami ajak diskusi “ ungkap Ali Chozin,Apt,Msi. Penyuluh pemberdayaan masyarakat BNNP Kepri.

Menurut para Lurah, kawasan sekitar Seputaran Baloi dan Tanjung Uma dinilai sebagai  kawasan yang paling rawan, sehingga perlu BNN melakukan kegiatan untuk mengurangi peredaran Narkoba di wilayah Lubuk Baja dan Sekitarnya. Camat dan  Kepala BNNP Kepri berharap kepada seluruh Lurah yang ada di kecamatan Lubuk Baja diharapkan berkerja sama untuk bersama-sama memerangi peredaran Penyalahgunaan Narkoba dilikungan Kecamatan Lubuk Baja dan sekitarnya,dengan cara memberikan penyuluhan ditempat-tempat yang dianggap rawan baik itu terhadap barang narkoba maupun  alcohol dan sejenisnya

Dalam Kesempatan diskusi disampaikan oleh toko Masyarakat Bapak Makmur yang berupakan ketua RKWB menyampaikan kepada BNN dan Pihak Kecamatan untuk memberikan Pemahaman dan Penyuluhan serta memasang Spanduk di setiap Kawasan keramaian tentang Bahaya Penyalahgunaan Narkoba. Makmur juga siap untuk membantu BNN untuk menjebatani diwilayah perkampungan Tua yang ada di kota Batam. Guna menyampaikan tentang Bahayanya narkoba di saat ini.

Tinggalkan Komentar